Cara instalasi WordPress

Sebelum melangkah ke cara instalasi WordPress, ada baiknya bila Anda mengetahui persiapan awal sebelum instalasi WordPress. Jika Anda sudah tahu apa yang harus disiapkan, lanjut ke tutorial ini.

Cara instalasi WordPress

Ada dua cara untuk melakukan instalasi WordPress, yaitu dengan cara manual dan cara otomatis melalui panel hosting yang kita miliki.

Cara Manual

  1. Unduh dan ekstrak paket instalasi WordPress.
  2. Membuat basis data untuk WordPress di server web kita, dan juga buat user baru untuk database tersebut yang memiliki hak mengakses dan melakukan perubahan ke basis data kita.
  3. Meletakkan berkas WordPress ke dalam lokasi yang diinginkan di server web kita. Pada kasus ini ada dua pilihan, yaitu:
    • Menginstal WordPress ke dalam akar domain kita (contoh: http://example.com/). Maka kita harus mengunggah seluruh file dan direktori yang ada di dalam direktori WordPress ke dalam direktori utama server web kita.
    • Menginstal WordPress pada subdirektori situs web kita (contoh: http://example.com/blog/). Maka kita harus merubah nama direktori wordpress menjadi nama yang kita inginkan dan pindahkan atau unggah ke server web kita.
  4. Memulai proses instalasi dengan cara mengakses nama domain kita (contoh: http://example.com/), maka akan secara otomatis dialihkan ke halaman instalasi seperti pada contoh gambar di bawah ini.
    proses instalasi
    Jika Anda menginstal WordPress ke dalam subdirektori, berarrti Anda harus mengakses (contoh: http://example.com/namasubdirektori/).
    Selanjutnya klik tombol Continue, maka akan tampil halaman keterangan seperti gambar di bawah ini.
    instalasi wordpress
    Klik tombol Let’s go!
    Sampai disini kita diperintahkan untuk mengisi detail instalasi kita.

    • Database Name : isi sesuai nama basis data yang sudah kita buat di awal tadi.
    • User Name : isi sesuai nama pengguna basis data kita.
    • Password : masukan password basis data kita.
    • Databse Host : sesuaikan dengan database host milik Anda. Biasanya ini berupa IP (contoh: 127.0.0.1) atau (contoh: localhost).
    • Table Prefix : ini adalah nama awalan pada tabel-tabel kita nanti. Silahkan di isi sesuai keinginan Anda, jika tidak perlu silahkan lewati saja.

    Selanjutnya klik tombol Submit dan klik tombol Run the install. Maka akan muncul halaman dimana kita akan dimintai informasi mengenai situs web kita. Silahkan isi sesuai keinginan Anda.

Sampai disini proses instalasi sudah selesai.

Anda juga bisa melihat tutorialnya dalam bentuk video, pada video ini saya menggunakan localhost.

Cara Otomatis

Cara ini sangat mudah, kita tinggal mengikuti perintah dan instruksi pada saat memulai penginstalan WordPress. Dengan cara ini kita tidak perlu membuatkan sebuah database, karena sudah otomatis pada saat bersamaan melakukan penginstalan WordPress.

Pada cara ini saya tidak mencontohkan karena setiap penyedia web hosting memiliki panel berbeda – beda. Jika Anda tidak tahu di mana fitur instal otomatis, Anda bisa bertanya ke pusat bantuan atau dukungan teknis. Biasanya dengan cara mengirimkan tiket bantuan.

Ada pertanyaan? Silahkan ajukan pertanyaan atau komentar Anda melalui form komentar yang telah disediakan. Terima kasih 🙂

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.